Selasa, 14 Mei 2013

Rekayasa Kebutuhan Perangkat Lunak Apa itu?'

    Rekayasa Kebutuhan Perangkat Lunak yang biasa disingkat dengan (RKPL), kalau bahasa inggrisnya "Software Engineering" adalah suatu bidang profesi yang mendalami cara-cara mengembangkan perangkat lunak termasuk pembuatan, memelihara, manajemen organisasi perangkat lunak dan manajemen kualitas. (wikipedia.co.id). 

     Kebutuhan perangkat lunak juga menggambarkan kebutuhan dan batasan-batasan yang ada pada produk perangkat lunak yang berkontribusi terhadap solusi dari beberapa masalah. Kemudian dari semua kebutuhan dapat diverifikasikan. Dalam Rekayasa kebutuhan Perangkat Lunak  terdapat beberapa tahap dalam mengembangkan produk ini :
1. Software Engineering Fundamentals.
2. Requirements Process
3. Requirements Elicitation
4. Requirements Analysis
5. Requirements Specification
6. Requirements Validation
7. Practical Consideration
Dalam mengembangkan perangkat lunak kita harus merencanakan kira-kira kebutuhan apan saja yang harus ada dalam merancang kebutuhan perangkat lunak. Seperti ;

Kebutuhan Fungsional dan Non Fungsional
     Kebutuhan fungsional menggambarkan fungsi yang dijalankan oleh perangkat lunak. Misal format text, dan modulasi sinyal. Sedangkan kebutuhan non fungsiomal adalah suatu tindakan yang membatasi solusi. Sering disebut juga sebagai kebutuhan kualitas. Pengertian lebih lanjut kebutuhan non fungsional bisa juga dikatakan sebagai kebutuhan pemeliharaan, kebutuhan keselamatan, dan kebutuhan keandalan.

Kebutuhan terukur 
     Kebutuhan terukur harus dinyatakan sejelas mungkin atau mungkin bisa secara kuantitatif.
contohnya : Dengan adanya software kuliah online berbasis website, maka akan dapat meningkatkan  prestasi perkuliahan/akademik mahasiswa pada universitas sebanyak 35%.

Kebutuhan System dan kebutuhan Perangkat Lunak
     Kebutuhan System adalah kebutuhan untuk system secara keseluruhan. Dalam system yang mengandung perangkat lunak, dan kebutuhan perangkat lunak yang berasal dari system. Banyak literatur juga mengatakan bahwa kebutuhan system sama dengan kebutuhan pengguna, kebutuhan dari pihak lain dan kebutuhan sumber manusia yang teridentifikasi.

0 komentar:

Poskan Komentar