Rabu, 07 November 2012

Pengantar Program Linear

Sebelum memformulasikan model, maka kita harus mengetahui konsep dasar pada persamaan yang akan diimplementasikan pada model. Misalnya dengan menggunakan "Persamaan Linear".

Konsep Dasar
Pemograman Linear adalah salah satu model "Operation Research" yang menggunakan teknik optimasi matematika linear dimana seluruh fungsi harus berupa fungsi matematika linear.

Karakteristik Program Linear

  1. Masalah harus dapat diidentifikasikan sebagai sesuatu yang dapat diselesaikan dengan program linear.
  2. Masalah yang tidak terstruktur harus dapat dirumuskan dalam model matematika, sehingga menjadi struktur.
  3. Model harus dapat diselesaikan dengan teknik matematika yang telah dibuat
Karakteristik program linear berdasarkan pada Formulasi Model :
  1. Ada permasalahan yang harus dipecahkan dan mencari solusinya (variable keputusan).
  2. Ada Fungsi Tujuan.
  3. Memiliki batasan-batasan yang dapat mempengaruhi untuk tercapainya fungsi tujuan.
Tahapan dalam menentukan Program Linear berupa Masalah yang mencakup tujuan yang akan dicapai. Jadi langkah pertama dalam memformulasikan model program linear adalah mempelajari masalah sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan manajemen. Setelah menentukan masalah, maka kita harus menentukan variable keputusan untuk memudahkan penentuan fungsi tujuan dan batasan-batasannya. Adanya batasan-batasan, membuat pencapaian fungsi tujuan dengan batasan-batasan tertentu. Batasan yang dibuat berdasarkan fungsi matematika linear yang dihadapi oleh manajemen.

Formulasi Model
Pada formulasi model terdapat 3 komponen model dalam mengimplementasikan Model.
  • Variabel Keputusan
Defenisi : Variable persoalan yang akan mempengaruhi nilai tujuan yang hendak dicapai, disamping itu juga merupakan simbol matematika yang menggambarkan tingkatan aktifitas perusahaan.

Contoh :
Perusahaan elektronik menginginkan untuk memproduksi x1 radio, x2 bakaran roti, dan x3 jam. Dimana x1, x2, dan x3 adalah lambang yang menunjukkan jumlah variable setiap item yang tidak diketahui. Nilai akhir dari x1, x2, x3 sesuai pengarahan perusahaan, merupakan keputusan (misal x1 = 10, radio adalah keputusan perusahaan untuk memproduksi radio).  
  • Fungsi Tujuan
Hubungan matematika linear yang menjelaskan tujuan perusahaan dalam terminologi variable keputusan. Dimana tujuan yang hendak dicapai harus diwujudkan kedalam sebuah fungsi matematika linear, yang kemudian fungsi itu dimaksimumkan atau diminimumkan atas kendala yang ada. Memaksimumkan laba atau meminimumkan biaya untuk memproduksi radio.

  • Batasan Model
Merupakan hubungan linear dari variable-variable keputusan, batasan-batasan menunjukkan keterbatasan perusahaan karena lingkungan operasi perusahaan. Batasan-batasan dapat berupa keterbatasan sumber daya atau pedoman.

Contoh : hanya 40 jam tenaga kerja tersedia, untuk membuat radio selama proses produksi.

0 komentar:

Poskan Komentar